Kamis, 11 Juni 2009

We can walk and hold hand


Mengemas pancaran raut muka seceria mungkin agar yang lain terhibur tanpa tahu apa yang terjadi di dalam sini.menangis tersedu-sedu seorang diri karena takut peran sang drama queen diketahui sedang bersedih.ironis memang,kadang kita lupa kalau ternyata yang butuh mengucurkan air mata adalah SEMUA INSAN bukan hanya mereka

Saking tebal hantaman perih ini,sampai rasanya tak ada apa2nya ketika diberi sedikit sentilan oleh yang Maha Kuasa.sebagai seorang penghibur maka terus bekerjalah sebagai penghibur,apalah kata mereka ttg filosofi arti dari kata pertemanan atau sahabat,terdengar begitu manis namun sebenarnya mereka tak lebih mengerti akan arti dari semua itu,its a big NO NO for call me your bestie dude!

seorang sahabat bernama damai rinjani(bukan nama asli.red)berkata bahwa LAUGHING INSIDE BLEDDING OUTSIDE maan..ahaha slamanya akan terus bgitu,menjadi badut atau boneka bermasker itu adalah side job kami,kasarnya SAMPAHAN mreka*mav!

tag-line kami adalah..
"ohh gpp kok,hhmm lu knp??"
"iya ya nanti gw bantuin,engga kok g sibuk.."
atau " ga ganggu kok,knp knp??"

PS : ini hanya crita dr beberapa tmn bukan pengalaman pribadi

2 komentar:

  1. manusia,,,
    tidak harus menutupi tp harus mengurangi,,,
    karena kita hanya manusia,,,
    ;)

    BalasHapus
  2. klo cm jadi manusia masker buat apa herlambang??ehehe

    BalasHapus